Tips Diagnosa kehamilan

Tuesday, January 13th 2015. | Kesehatan

Kali ini saya tidak bincang-bicang dengan istri tetapi istri saya yang saya suruh membuat artikel tentang wanita, setelah membahas masalah puber sekarang yang dibahas masalah kehamilan (sebenarnya artikel ini pernah dimuat di web pribadinya tetapi karena sesuatu hal web tersebut tidak aktif lagi.

diagnosa kehamilanDiagnosa kehamilan ditegakkan berdasarkan atas ada atau tidaknya tanda-tanda kehamilan. Tanda kehamilan ditentukan dengan melakukan anemnesa (tanya jawab), pemeriksaan fisik dan pemeriksaan labolatorium.

Tanda kehamilan dapat dibagi menjadi dua yaitu:

  1. Tanda pasti kehamilan
  2. Tanda tidak pasti kehamilan

Tanda pasti kehamilan
Tanda ini baru dapat ditemukan secara klinis setelah kahamilan berumur lebih dari 16 minggu (trimester II), tanda ini meliputi : merasa gerak janin, mendengar detak jantung janin, meraba bagian janin dan dalam pemeriksaan X-ray terlihat adanya bayangan janin

Tanda tidak pasti kehamilan
Tanda mungkin ini meliputi pembesaran perut, adanya kontraksi uterus, pembesaran uterus, pelunakan serviks, adanya ballotement da hasil pemeriksaan urine ada kenaikan HCG (Human Corine Gonadhorhropine), kenaikan kadar HCG tertinggi pada umur kehamilan 15 – 19 minggu.

Tanda dugaan hamil meliputi amenore (tidak mendapat menstruasi), pembesaran atau rasa penuh pada payudara, hipertrofi/hiperpegmentasi areola mamae, malas, mual, muntah, sering kencing, warna kebiruan dari cerviks atau vagina, adanya strial (hiperpigmentasi) pada kulit perut dan mamae.

Demikian tulisan ini mungkin akan lebih bagus lagi penjelasan yang disampaikan oleh orang yang terkait langsung dengan masalah kebidanan, silakan saja datang ke bidan anda atau kunjungi situs bidananda.com

tags: , ,

Masukkan email anda untuk berlangganan artikel dari saya:

Delivered by FeedBurner

Leave a Reply