Menelusuri sejarah singkat Sunan Prapen Gresik

Tuesday, December 10th 2013. | Religi

Kemarin saat hari minggu saya kebetulan di rumah dan mempunyai waktu untuk menenangkan diri, kemudian saya berpikir daripada duduk diam di dalam rumah akhirnya saya jalan-jalan memutari Gresik bagian kota. Ternyata sangat banyak tempat wisata disana, saya memang orang Gresik tetapi asli saya adalah Lamongan jadi kurang begitu mengerti tentang wisata di Gresik. Salah satu tempat tujuan saya kali ini makan Sunan Prapen. Kenapa ke Sunan Prapen?

Alasan saya ke Sunan Prapen sebenarnya sederhana, karena saat saya berkunjung ke makan Sunan Giri di sana penuh sesak dengan pengunjung maka saya geser saja di sebelahnya tepatnya sebelah selatan makan Sunan Giri. Dalam Babad Gresik disebutkan bahwa Sunan Prapen adalah Sunan Giri keempat yang memerintah kerajaan Giri Kedaton, tepatnya tahun 1548 sampai 1605 M. Sunan Prapen merupakan sosok raja Islam yang komplit.

Beliau adalah seorang raja, pendakwah dan penyebar ajaran Islam serta seorang pujangga besar di masanya. Beliaulah yang menggubah kitab Asrar dan kemudian digunakan sebagai dasar menyusun Jongko Joyoboyo. Selain itu Sunan Prapen juga dikenal sebagai Mpu atau seorang pembuat keris. Karya di bidang pembuatan kerisnya yang terkenal adalah keris Angun-angun.

Sunan prapen gresik

Situasi di sekitar makam sangat tenang dan ternyata di dalam komplek makam ada beberapa makam lain, selanjutnya saya menumpahkan hobi saya yang suka memotret dan hanya sebagai koleksi pribadi, saya di tulisan ini hanya akan menampilkan satu gambar saja.

Terima kasih telah membaca catatan saya kali ini selanjutnya saya juga akan bercerita tentang wisata religi yang lainnya di Kota gresik dan semoga berguna… Amin!

tags:

Masukkan email anda untuk berlangganan artikel dari saya:

Delivered by FeedBurner

Leave a Reply