Jokowi capres PDIP

Saturday, March 15th 2014. | obrolan

Kemarin adalah hari yang paling membosankan di facebook, kenapa? karena hampir semua update status teman-teman adalah membahas Jokowi capres PDIP. Bukannya saya tidak suka Jokowi jadi capris tetapi hal ini menurut saya masih terlalu dini untuk dibicarakan dan menurut saya ini merupakan bagian dari strategi PDIP untuk mendongkrak suaranya di pemilihan umum legislatif.

Ini masih menurut saya lho, bahwa Jokowi dicalonkan menjadi presiden Republik Indonesia oleh PDIP itu strategi pemasaran PDIP karena seperti yang telah kita bahwa saat ini fenomena Jokowi luar biasa di berbagai media masa dan ini layak untuk dimanfaatkan dalam pemilihan calon legislatif. Ada yang mengatakan fenomena Jokowi ini karena media dibayar untuk memblow-up semua berita positif Jokowi serta adanya “pasukan” komentar atau follow twitter yang selalu mendukung apapun yang dikerjakan Jokowi. Tetapi analisis ini menurut saya tidak sepenuhnya benar. Lho kok bisa?

Bayangkan saja, jika analisis tentang fenomena Jokowi ini benar trus berapa trilyun yang mesti dikeluarkan untuk mendongkrak sekian lama popularitas? dan juga bayangkan berapa daya tahan akun “fake” berhadapan dengan alogaritma social media? apakah begitu bodohnya programer social media hingga bisa dikibulin begitu lama? dan jika bisa saya bisa membayangkan betapa orang tersebut sangat hebat bisa mengkibulin program yang jumlahnya mungkin ribuan (dari sekian banyak media).

jokowi capres PDIP

Saya tidak perlu menjawab semuanya coba renungkan saja…. yang jelas saat ini PDIP sedang memainkan peranannya dan sedang diatas angin dengan memanfaatkan statemen Jokowi capres PDIP. Jangan sampai kita salah pilih hanya karena ulah media yang sebenarnya ingin mengambil keuntungan dengan sebuah berita yang disukai masyarakat. Tetap berfikir bersih dan gunakan nurani…. salam dari saya Fauziwong

tags: ,

Masukkan email anda untuk berlangganan artikel dari saya:

Delivered by FeedBurner

2 komentar tentang “Jokowi capres PDIP”

  1. Zi….pendanaan kepafa media massa benar adanya. Ada team jokowi yg ngomong ke saya. 1 media besar seperti metro tv atau kompad..msg2 dapat 10 M. Valid insyaAllah.

    • Fauzi says:

      Iya Ray, saya bukan mengatakan tdk ada dana ke media tapi berapa T bukan M karena kalau hanya M itu wajar dan itu adalah dana sponsor, bagi publisher memang pekerjaannya dibayar untuk menyiarkan suatu pesanan. Nah yg terjadi di jokowi ini menurutku bukan spenuhnya media dibayar tetapi ada sistem viral yang sudah berjalan ibaratnya bagaikan bola salju hanya butuh gumpalan kecil untuk menghancurkan kota…. Begitu kang mas Rey… (Ini masih menurut saya)

Leave a Reply